Silence

Aku di terpa dingin angin malam yg saat itu
memang turun gerimis.. Entah kegalauan
apa yg menghantui pikiran ku. Nun jauh
diujung yg sejauh mata ku pandang,
rupanya banyak rantai-rantai kehidupan ku
yg mulai berkarat dimakan lapukny waktu. Tengah malam, saat semua terbuai mimpi
dan larut dalam kepekatan selimut hangat..
Aku teronggok tanpa daya bagai serpih
puing tak berujud.
Berkontemplasi dalam kesedirian dan
dinginnya angin malam.. Benar-benar membuatku lena dalam tumpukan jerami
usang.
Hhhh………..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s